Jumat, 22 Maret 2019

BUDIDAYA IKAN DENGAN PAKAN ALTERNATIF

Pada usaha  budidaya ikan, pemberian pakan merupakan salah satu kunci utama agar ikan budidaya cepat besar dan bisa segera dipanen. Cara pemberian pakan yang baik serta kandungan nutrisi yang mencukupi dalam pakan tersebut akan membuat ikan tumbuh dengan pesat.
Ketersediaan pakan bagi usaha budidaya ikan yang  kita pelihara merupakan syarat utama dalam usaha budidaya perikanan. Agar budidaya ikan berjalan dengan baik pakan harus tersedia sesuai dengan kebutuhan. Dalam usaha budidaya perikanan, pakan merupakan komponen utama dalam usaha pembesaran mapun pembibitan ikan. Pakan ikan yang baik adalah pakan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Pakan ikan yang memenuhi syarat tersebut dengan mudah bisa kita dapatkan dipasaran. Namun kendalanya pakan ikan buatan pabrik atau pelet harganya mahal, hal ini menjadi masalah utama para peternak ikan
Dalam budidaya ikan air tawar, umumnya kita mengenal pelet sebagai pakan ikan paling praktis. Bahkan, bukan hanya praktis, melainkan memang mengandung nutrisi lengkap yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan ikan. Pembudidaya ikan air tawar yang sudah berpengalaman tentu akan mencari pakan alternatif ikan sebagai pendamping pelet untuk menekan biaya produksi. 
            Pelet buatan memang mengandung  kadar nutrisi yang sangat tinggi, namun penggunaan pakan pelet memiliki kelemahan, yaitu dari sisi harga yang kian melambung. Hal ini diakibatkan harga bahan bakunya yang fluktuatif serta produsen yang tidak mau menurunkan harga saat harga bahan baku turun.
                Pakan ikan yang baik harus mengandung gizi seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan energi dalam jumlah mencukupi sehingga dapat menunjang pertumbuhan ikan dengan baik. Pakan yang berkualitas tergantung pada bahan baku pakan yang berkualitas, maka ketersediaan bahan baku harus terjaga secara kualitas dan kuantitas (Ayuda, 2011). Pakan ikan umumnya memiliki komposisi berupa tepung ikan, tepung udang, tepung kedelai, bekatul, vitamin dan mineral. Pakan ikan terdiri dari dua macam yaitu pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami biasanya dalam bentuk makhluk hidup (plankton) yang agak sulit untuk dikembangkan. Sedangkan pakan buatan berasal dari bahan yang diolah dari beberapa bahan yang memenuhi kebutuhan ikan. Salah satu pakan ikan buatan yang paling banyak dijumpai dipasaran adalah pelet.
            Pakan yang baik juga harus mengandung berbagai macam mineral, yakni makro mineral dan mikro mineral. Makro mineral terdiri dari kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), kalium (K), fosfor (P), klorida (Cl) dan sulfur (S). Mikro mineral terdiri dari besi (Fe), seng (Zn), mangan (Mn), tembaga (Cu), iodium (I), kobalt (Co), nikel (Ni), fluor (F), krom (Cr), silikon (Si) dan selenium (Se). Seperti halnya vitamin, mineral dibutuhkan dalam jumlah kecil namun memiliki peran yang sangat penting. Dalam tubuh ikan mineral berperan dalam membangun struktur tulang ikan dan berperan dalam fungsi metabolisme.
Pakan alternatif bisa diperoleh dari banyak bahan baku di sekitar kita, namun sebaiknya Anda tetap selektif.  Berikut ini daftar pakan alternatif ikan air tawar yang bisa di gunakan dalam budidaya ikan air tawar. 
1. Keong Sawah dan Bekicot


Yang pertama-tama sekali disarankan dan mudah diperoleh adalah keong sawah dan bekicot. Bagi pembudidaya yang hidup dipedesaan tentu sudah mengetahui bahwa keberadaan keong sawah dan bekicot seringnya dianggap sebagai hama yang sangat mengganggu tanaman petani seperti pada dan sayur-sayuran.
            Bekicot (Achatina fulica) merupakan bahan hewani yang jarang dimanfaatkan didalam pakan ikan. Banyak masyarakat yang beranggapan bekicot hanya hewan pengganggu yang harus dibasmi.
Nah seringnya keong ini dipunguti dan dikumpulkan kemudian dibuang begitu saja dipinggir jalan. Padahal jika kita tahu kandungan dagingnya yang tinggi protein ini merupakan bahan baku pakan alternatif ikan air tawar yang sangat ideal.
Untuk mendapatkan keong sawah memang lebih mudah jika lokasi budidaya ikan berada didekat sawah atau rawa. Namun anda juga bisa membudidayakan keong sawah sendiri untuk pakan ikan air tawar anda. Ikan lele, nila, patin, mas dll sanagt menyukai cacahan daging keong dan bekicot. Agar tidak menimbulkan kanibalisme pada lele maka daging keong sebaiknya direbus atau dibakar terlebih dahulu. 

2. Cacing Tanah

Cacing tanah terutama jenis Lumbricus Rubella kini sedang populer untuk dibudidayakan guna menjadi pakan alternatif ikan air tawar. Hampir semua jenis ikan air tawar sanagt menyukai cacing tanah. Pada budidaya cacing tanah sendiri sangat mudah dan murah karena pakannya berasal dari sampah dan kotoran. Nantinya cacing ini diumpankan pada ikan karena daging cacing juga diketahui mengandung kadar protein tinggi bahkan melebihi keong mas.  Bagi yang mencoba membudidayakan ikan air tawar ada baiknya agar juga menyiapkan lokasi budidaya cacing tanah terlebih dahulu.
3. Ikan Rucah

Ikan rucah ini sangat mudah dijumpai di tempat pelelangan ikan dimana ukurannya sangat kecil sehingga nelayan hanya menjualnya dengan harga murah bahkan terkadang dibuang begitu saja. Untuk usaha budidaya ikan lele yang bersifat karivora maka pembudidaya  bisa memberikan pakan berupa ikan rucah yang ukurannya lebih kecil atau anda juga bisa mencacahnya terlebih dahulu. 
Pemberian pakan alternatif berupa ikan rucah ini hanya cocok untuk jenis ikan lele dan ikan patin yang mana ikan rucah sebaiknya dicacah atau dipotong kasar  dan direbus terlebih dahulu.
4. Katak (Kodok Hijau)
katak sawah atau kodok hijau juga meupakan hewan yang dagingnya mengandung protein tinggi dan bagus untuk dijadikan pakan alternatif. Untuk katak ini anda tidak usah mencacah dagingnya melainkan anda bisa memelihara banyak katak dewasa dalam kolam hingga diperoleh berudu (kecebongnya). Kecebong yang sudah agak besar bisa diumpankan ke ikan.  

5. Ikan Kecil
Hampir sama dengan katak, jenis ikan kecil seperti ikan citol, wader, guppy dll bisa dimanfaatkan untuk menjadi pakan altetnatif bagi ikan karnivora seperti ikan lele dan ikan patin. Peliharaah ikan kecil tadi dalam kolam khusus dan biarkan mereka berkembang biak untuk kemudian ditangkap dan diumpankan pada kolam lele atau patin.
6. Azola
Jika dari tadi membahas pakan alternatif hewani maka kini kita juga punya pakan alternatif nabati yang bagus yaitu azola. Azola adalah tanaman air mengapung yang diminati oleh hampir semua jenis ikan namun terutama adalah ikan lele. Pakan azola bisa hidup dan berkembang biak di kolam anda dengan sendirinya namaun khusus pada kolam lele pastilah akan cepat habis dimakan ikan lele saat dewasa.
7. Ampas Tahu
Kita ketahui bahwa limbah pengolahan kedelai yang satu ini juga terkenal mengandung protein nabati yang tinggi. Ia akan sangat cocok jika dijadikan pakan alternatof apalagi jika dicampur dengan tepung ikan atau cacahan keong. Ampas tahu juga bisa dicampur dengan bekatul untuk kemudian difermentasika terlebih dahulu sebelum diumpankan.
Itulah beberapa daftar pakan alternatif ikan air tawar yang direkomendasikan untuk usaha budidaya ikan air tawar agar dapat menekan biaya produksi dengan mengurangi pemberian pakan pelet. Tentunya pakan alternatif lainnya juga masih ada dan mungkin anda bisa mencarinya dengan patokan bahwa pakan alteratif ikan haruslah memiliki kadar protein tinggi.
Sumber :
-       Anonim.  2018.  7 Daftar pakan alternative ikan air tawar.  Didownload ari laman                  https://ilmubudidaya.com.
-       Anonim.  2016.  Pakan alternatif langkah meningkatkan penghasilan masyarakat.                     Didownload dari laman .http://www.biru.or.id.
-       Anonim.  2018.  Ini dia pakan alternative air tawar.  Didownload dari laman                             https://bulelengkab.go.id.




Senin, 25 Februari 2019

KENDALA DALAM PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN


                Industri pengolahan hasil perikanan Indonesia masih mengalami banyak kendala dan hambatan, terutama perikanan air tawar.  Utilisasi industri pengolahan perikanan masih rendah dan terkendala  dengan infrastruktur dan fasilitas produksi lain.  Meskipun  bahan baku tersedia cukup bahkan boleh dinilang berlimpah, industri perikanan nasional menghadapi lima hambatan, yakni bahan baku, infrastruktur, teknologi, permodalan, dan budaya.

Industri perikanan Indonesia kurang berdaya saing. Jika dibandingkan dengan negara luar seperti Negara Thailand, produk hasil perikanan Indonesia belum berdaya saing, negeri Gajah Putih tersebut tidak memiliki sumber daya perikanan yang besar tetapi 50% pasar dari produk ikan kaleng itu dikuasai oleh mereka. Untuk itu Indonesia perlu meningkatkan infrastruktur dan mengadopsi teknologi perikanan agar mampu lebih berdaya saing dengan negara lain.
 
Masalah terbesar dalam industri pengolahan ikan adalah pasokan bahan baku dan infrastruktur. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah membangun Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) untuk menampung dan mendistribusikan bahan baku dari lokasi penangkapan dan sentra budidaya ke UPI secara efisien.

Ada beberapa hambatan yang sering dihadapi industri perikanan  dan produk perikanan nasional. Saat ini setidaknya ada dua persoalan, pertama kurangnya kontinuitas bahan baku dan kurang baiknya infrastruktur.

"Kurangnya kontinuitas (kelangsungan) bahan baku ikan, terutama pada musim-musim tertentu atau paceklik di mana pada saat itu ikan sulit diperoleh dan kalaupun ada harganya relatif mahal.  Masalah pasokan bahan baku membuat industri pengolahan perikanan hanya mengoperasikan 40% dari total kapasitas.


Sedangkan kurangnya infrastruktur membuat produk pengolahan ikan Indonesia kurang berdaya saing, terutama itu dari sisi harga. Selain itu, masalah lainnya adalah banyaknya persyaratan yang diajukan oleh pembeli.
Selain bahan baku dan infrastruktur, Nadjikh juga menyoroti faktor teknologi sebagai penghambat berkembangnya industri. Industri hasil pengolahan perikanan Indonesia masih  kalah dalam mengadopsi teknologi produksi dan pengemasan. Padahal bisa impor dari Teknologi Jepang, Taiwan, China, atau Thailand. Akibatnya variasi produk juga masih minim. 
Sedangkan  kenyataannya pasar produk perikanan di level domestik dan global menuntut standar kualitas, keseragaman ukuran, dan inovasi produk. 
Selain itu masih rendahnya adopsi teknologi antara lain disebabkan oleh keengganan bank menyalurkan kredit investasi ke industri di sektor perikanan lantaran tingginya tingkat kredit macet (non performing loan/NPL) yang mencapai 11,76%. Alokasi kredit perikanan hanya mencapai 0,22% dari total penyaluran kredit bank. Ditambah lagi dengan budaya masyarakat lebih menyukai ikan segar dan kering. Variasi olahan produk ikan, seperti baso ikan, nugget ikan, sosis ikan kurang laku di pasar domestik.
Jika Indonesia mampu memerbaiki kedua sektor yaitu ketersediaan bahan baku dan infrastruktur, ditambah dengan iklim usaha yang kondusif, maka perkembangan industri perikanan akan mampu menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi. Hal ini karena kapasitas suplay yang sangat besar dari hulu dan hilir, serta mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak.
Secara umum, kondisi iklim usaha sangat berperan penting terhadap tumbuh kembangnya industri. Dari situ juga akan mendukung komponen sub sektor dunia usaha. Ini akan bermuara pada daya saing, kalau (iklimnya) kondusif, maka daya saing produk juga meningkat, dan akan tercipta peluang dan daya saing, khususnya untuk menembus pasar ekspor.
Disamping itu, sifat komoditi perikanan khususnya ikan sangat cepat mengalami penurunan mutu. Untuk itu dibutuhkan suatu penanganan agar kualitas atau mutu ikan tetap terjaga. Salah satu penanganan yang dapat dilakukan melalui kegiatan industri perikanan seperti cold storage, pabrik fillet ikan, dan industi olahan ikan lainnya. Semua usaha perikanan tersebut memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing produk jika dibandingkan dengan menjual ikan dalam bentuk segar. Namun tidak dapat dipungkiri usaha perikanan dihadapkan dengan masalah ketidakpastian produksi, penggunaan investasi dan biaya operasional yang relatif tinggi sehingga dalam pencapaian keberhasilan secara komprehensif pada usaha yang dijalankan perlu diterapkan manajemen yang baik, jika keberhasilan dan pengembangan usaha ingin dicapai.

Industri pengolahan hasil perikanan di Indonesia saat ini masih terseok – seok. Tidak hanya dari segi pengolahannya , namun dari segi pemasaran produk olahan. Jika kita mampu memproduksi tentu kita dituntut untuk mampu menjual hasil produk. Dari segi kualitas produk, tentu kita mampu sejajar dengan hasil olahan dari negara lain. Namun dari segi harga, produk olahan ikan Indonesia masih kalah jauh atau masih relatif mahal dibandingkan dengan negara lain yang mampu memproduksi dengan harga terjangkau tapi mutu sama baik dengan produk Indonesia.


Pengolahan ikan (Ist)
Sumber :

-   Novianti,  Ana. 2013. Industri perikanan, ini 5 hambatan utama.  Di download dari laman https://ekonomi.bisnis.com.
-   Dwijayanto, Andi dan Anggriawan, Vicky. 2015.  Ini persoalan dan hambatan yang dihadapi industry perikanan Indonesia.  Di download dari laman https://www.jitunews.com
-   Anonim. 2016.  Inilah Masalah Industri Pengolahan Ikan.  Didownload dari laman  http://www.imq21.com.

Jumat, 22 Februari 2019

CIRI IKAN YANG SEHAT DAN AMAN UNTUK DIKONSUMSI



Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat akrab di negara maritim seperti Indonesia.  Kandungan gizi ikan yang kaya akan protein, menjadikan popularitas ikan hampir setara dengan daging. Meskipun ikan memiliki bau amis, Namun ikan merupakan makanan yang mempunyai sumber gizi sangat baik bagi kesehatan tubuh. Sehingga ikan juga salah satu makanan yang dijadikan pilihan oleh kebanyakan orang.


Ikan merupakan salah satu menu wajib yang biasa dihidangkan dalam menu makanan sehari-hari. Mulai dari ikan bakar, ikan goreng, masak pindang, ikan kuah kuning sampai yang direbus, semuanya merupakan cita rasa lokal khas Indonesia yang selalu diincar. Untuk mendapatkan kelezatan yang sempurna dari ikan yang kita masak, pastikan untuk mendapatkan ikan yang fresh.
Sayangnya, informasi tentang cara memilih ikan yang baik dan masih segar untuk dikonsumsi belum mendapatkan sorotan yang cukup baik  Untuk mendapatkan rasa masakan yang enak dan sempurna, Tentunya harus menggunakan  ikan yang masih segar. Karena ikan segar memiliki cita rasa yang lebih lezat dibandingkan ikan yang sudah dalam kondisi diawetkan, Dan kurang layak untuk dikonsumsi. Untuk memperoleh  ikan segar yang dijual di pasaran, tentu harus mengetahui ciri-ciri dari ikan segar itu sendiri, sehingga ikan yang sudah dibeli layak untuk dikonsumsi dan bisa mendapatkan manfaat dari kualitas ikan tersebut.
Untuk itu perlu adanya edukasi mengenai ikan yang aman kepada masyarakat. "Masyarakat perlu diajari mengenai hal ini mulai dari ikan diangkat hingga dijual, dan siap untuk dikonsumsi.
Untuk mengetahui tanda-tanda ikan segar atau tidak, diharuskan untuk memperhatikan secara teliti dari segala sisi. Fresh atau tidaknya ikan bisa dilihat dengan kasat mata. Berikut adalah ciri-ciri ikan segar yang sehat untuk dikonsumsi:
1. Mata
Ciri ciri ikan segar dari mata dimana secara fisik mata ikan segar antara lain :
  • Cerah, Putih dan hitam pada mata terlihat nampak
  • Bening, Mata ikan segar bening tanpa ada cacat
  • Nampak Mata Ikan menonjol Atau mata ikan segar cenderung ke luar
·         Ikan yang segar dapat terlihat dari mata ikan.

Mata ikan yang segar memiliki mata yang terang, bening, dan cembung. Jika dilihat secara kasat mata, bisa terlihat jelas dan mengkilap. Sangat terlihat perbedaannya dengan ikan yang tidak segar, biasanya ikan yang sudah tidak segar cenderung matanya buram dan terlihat pucat.

2. Insang
Ciri ciri ikan segar dari Insang dari pengamatan maka akan nampak warna pada insang merah dan tertutup lending bening. Apabila warna insang sudah berubah coklat maka di pastikan ikan tersebut sudah busuk.



3. Warna

4.  Aroma & Sirip Ikan
Aroma ikan juga bisa menjadi tolok ukur kesegaran ikan yang dijual di pasar. Ikan yang segar akan memiliki aroma yang cenderung lebih amis. Sedangkan ikan yang tidak segar, memiliki aroma amis yang sedikit dan juga terasa asam. Kembali melihat pada fisik ikan, sirip yang kuat menandakan ikan tersebut masih dalam keadaan fresh (segar). Badan ikan yang terasa keras dan tidak terdapat luka-luka pada tubuhnya menjadi salah satu tanda ikan tersebut fresh.
Ikan yang masih segar dan berkualitas tinggi, akan membuat masakan olahan ikan terasa lebih nikmat. Ikan yang tidak fresh, akan membuat masakan terasa tidak terlalu nikmat dilidah karena rasanya yang berkurang akibat tidak fresh.
  
5. Daging

Daging ikan juga dapat menjadi salah satu ciri untuk mengetahui ikan tersebut masih segar atau tidak.  Berikut ciri ikan yang segar dari segi daging ikan yaitu :

 6. Sisik Ikan

 7. Dinding Perut


8. Keadaan Tubuh
Keamanan ikan pun dapat diperhatikan mulai dari di mana ia hidup. Ikan laut yang dikonsumsi harus dipastikan bukan dari laut yang tercemar limbah. "Dari tambak juga harus diperhatikan kualitas makanan yang diberikan (kepada ikan).  Selain itu, kebersihan alat dalam mengolah ikan mulai dari tempat budidaya sampai dijual ke tangan masyarakat semestinya turut diberikan mendapat perhatian lebih. Mulai dari alat untuk menangkap ikan hingga tempat di mana ikan tersebut dijual.  Kadang-kadang meskipun tidak pakai formalin tapi dihinggapi lalat yang bisa mendatangkan penyakit.
Untuk ciri ikan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi, memang cukup sulit untuk dilihat secara sekilas. Namun dengan memperhatikan cara untuk memilih ikan.
Jika sudah dapat memilih ikan yang baik, tentunya manfaat yang didapatkan pun sangat luar biasa. Dengan rutin mengonsumsi ikan yang aman akan memberikan manfaat kesehatan seperti di antaranya menjaga elastisitas dinding sel kulit, dikarenakan kandungan asam lemak omega 3 yang ada pada beberapa ikan.

Sumber :
-       Sheen, Shella. 2017.  Tips memilih ikan yang fresh dan sehat untuk dikonsumsin.  Didownload dari laman https://aruna.id
-       Kamaliah, Aisyah.  2017.  Jangan asal makan beigini cara pilih ikan yang segar dan sehat.  Didownload dari laman https://health.detik.com.
-       Anonim.  2017.  Ingat tidak semua ikan aman dan sehat untuk dikonsumsi.  Didownload dari laman https://faktualnews.co.
-       Anonim. 2018. Ciri-ciri ikan segar.  Didownload dari laman. https://www.superindo.co.id.